Email: Password:   Lupa Password?
Pemuridan: Kokoh Membangun Negeri
oleh Yudo Kristanto, S.T.: 27-06-2017, Dibaca: 433kali

Permasalahan yang dihadapi oleh bangsa ini baik dalam sistem pemerintahan, pendidikan, politik, hukum, kesehatan, kemiskinan dan hal-hal lainnya membawa pergumulan kepada setiap pemuridan yang dikerjakan. Bagaimana pemuridan yang dikerjakan bisa menghadirkan orang-orang yang menjadi jawaban bagi setiap permasalahan yang ada, yang hadir bagaikan oase di tengah peliknya masalah yang dihadapi di negeri ini. Karena tujuan pemuridan yang dikerjakan adalah menghasilkan murid Kristus yang menjadi pemimpin yang mempunyai karakter Kristus yang menjadi garam dan terang serta mampu menjadi jawaban dari permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Kegerakan pemuridan yang terus dikerjakan di sekolah dan kampus dengan menjangkau mahasiswa di setiap bidang profesi diharapkan mampu menjangkau semua bidang yang ada. Namun yang menjadi perenungan seberapa besar pemuridan yang dikerjakan dan orang-orang yang dilayani, setelah menyelesaikan masa kuliahnya dan menjadi alumni berdampak terhadap permasalahan yang terjadi. Bagaimanakah pemuridan yang diharapkan bisa turut membangun negeri ini? Ada beberapa hal yang perlu diingat dalam mengerjakan pemuridan yang ada.

 

Setia kepada Firman Tuhan

Kualitas seorang murid yang menjadi garam dan terang tidak muncul begitu saja, dibutuhkan kesadaran dan komitmen untuk mau belajar dan diajar dalam kebenaran Firman Tuhan. Ketaatan kepada Firman Tuhan, mencintai Firman dan menghidupi Firman menjadi hal yang harus dikejar sebagai murid Kristus ketika menghidupi proses pemuridan. Firman Tuhan sebagai satu-satunya kebenaran yang terus direnungkan dan diaplikasikan dalam hidup iman Kristen harus menjadi pegangan dari seorang murid Kristus yang menolongnya ketika menghadapi tantangan bukan hanya ketika dalam kehidupan sebagai mahasiswa namun juga ketika menjadi alumni yang menghadapi di dunia kerja.

 

lntegrasi antara iman dan ilmu

Salah satu yang menjadi hasil akhir dari pelayanan mahasiswa dan pemuridan adalah seorang murid yang sudah dimuridkan selain mereka memiliki karakter Kristus, mereka juga menjadi orang-orang yang profesional di bidangnya sesuai dengan bidang studi yang dipelajari di kampus. Bukan hanya belajar namun juga setiap murid Kristus diarahkan untuk memikirkan hal-hal yang bisa dikerjakan setelah lulus kuliah. Dari murid­murid Kristus yang sudah dibina dengan baik inilah yang nantinya diharapkan memegang peran penting di dalam setiap bidang yang Tuhan percayakan sehingga bisa menjadi jawaban atas setiap permasalah yang terjadi. Menjadi pribadi yang profesional di bidang kerja serta memiliki karakter Kristus itulah yang menjadi kerinduan dari setiap pemuridan yang dikerjakan.

 

Komunitas yang terus membangun

Komunitas yang sehat yang terus mendorong, membangun, menegur dan mengarahkan dalam kebenaran Firman Tuhan sangat dibutuhkan dalam mengerjakan proses pemuridan yang ada. Kelompok-kelompok pemuridan yang dikerjakan kebanyakan hanya dikerjakan ketika masih dalam dunia mahasiswa, namun ketika sudah menjadi alumni sudah tidak dikerjakan dan tidak dihidupi, sehingga tidak heran seringkali ketika mahasiswa memiliki banyak sekali idealisme-idealisme untuk menjaga integritas hidup namun ketika menjadi alumni warna yang dihasilkan dari hidupnya tidak ubahnya warna dunia dimana dia hidup yang seringkali bertolak belakang dengan kebenaran. Alumni seakan-akan tidak mampu menghadirkan nilai-nilai kekristenan yang sudah diterimanya di mahasiswa. Setiap murid Kristus yang sudah dibina dan dimuridkan harus tetap memiliki komunitas yang menolongnya untuk tetap menjaga hidupnya sesuai dengan visi Kristus yaitu menjadi garam dan terang dunia. Sehingga setiap murid Kristus yang sudah menjadi alumni dari hasil pelayanan yang dikerjakan baik di sekolah maupun di kampus masih mempunyai api untuk hidup dalam ketaatan akan Firman Tuhan dan terus didorong hidup berintegritas dan mampu menjadi jawaban dalam segala bidang profesi yang Tuhan percayakan.

 

Kerinduan untuk menghadirkan pemuridan yang kokoh yang mampu menghasilkan pemimpin yang berkarakter Kristus yang mampu menjadi jawaban atas permasalahan di negeri ini bukan berarti tidak ada tantangan dan hambatan. lndividualisme, hedonisme, konsumerisme dan hal-hal lainnya menjadi tantangan bagi seorang pemimpin kelompok-kelompok pemuridan yang ada untuk terus berdoa dan berjuang bagaimana mengerjakan proses pemuridan yang Tuhan percayakan. Selain itu singkatnya waktu perkuliahan sering menjadi hambatan untuk menghasilkan pemuridan yang kokoh, karena tidak bisa dipungkiri bahwa proses pemuridan yang dikerjakan membutuhkan waktu dalam hal pembelajaran dan juga teladan hidup dari seorang pemimpin. Maka dari itu proses pemuridan dan pembelajaran Firman Tuhan tidak bisa berhenti hanya karena seseorang lulus kuliah. Seorang murid Kristus juga diharapkan memiliki kehidupan doa yang baik sehingga selain peka terhadap pimpinan Tuhan yang mengarahkannya mengerjakan kehendak Tuhan, namun juga peka terhadap kondisi yang ada di sekitarnya.

Kiranya kegerakan pemuridan yang dikerjakan di pelayanan siswa dan mahasiswa bisa menjadi jawaban untuk setiap permasalahan yang ada di bangsa ini dan bisa turut membangun negeri. Menyiapkan pemimpin-pemimpin yang berkarakter Kristus yang profesional di bidangnya yang menjadi garam dan terang sehingga banyak orang boleh mengenal Kristus melalui hidup mereka. (*Penulis melayani Pelayanan Mahasiswa di Kediri)

 

Sumber gambar: www.indonesia-investments.com

 

 


Topik Terkait :
Hai Intelektual Kristen, Dimanakah Kuasamu?
JIKA ANDA SEORANG MURID
Mencipta Budaya Melalui Pemuridan
Student Today Leader Tomorrow
Persekutuan Mahasiswa Kristen dan Visi Keterlibatan lnjili dalam Pergumulan Dunia
0 Komentar
Anda harus Login untuk memberi komentar

| Find Us on Facebook  

Loading
LENGKAPI DATA ANDA

BERITA
Surat Doa Banyuwangi, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 197 kali
Surat Doa Papua, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 197 kali
Surat Doa Mojokerto, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 224 kali
Surat Doa Mataram, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 200 kali
Surat Doa Jember, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 193 kali
Surat Doa Kediri, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 219 kali
Lihat Semua Berita >>


1255884

Saat ini ada 85 tamu dan 0 online user
KOMENTAR TERBARU
Saya ingin memesan Buku ...
   BOWO, 2016-04-03 22:32:16
Sebarkan Apinya...
   Mas Ucup, 2014-05-08 13:01:16
next generation...
   ronal, 2011-11-30 15:21:27
foto......
   Akhung, 2011-10-31 13:25:09
:)...
   intha, 2011-10-31 10:57:53