Email: Password:   Lupa Password?
DOA, STRATEGI TERBAIK - Catatan Pelayanan Tim Visitasi dan Pertanian, Misi Kalimantan 3 - Desa Tamong - Kalimantan Barat
oleh Chita Resmi Cipta Mulia: 03-10-2011, Dibaca: 2027 kali

Dalam proses mempersiapkan misi kami yang ketiga ini, kami terus berusaha mengevaluasi setiap apa yang sudah kami kerjakan selama 2 misi sebelumnya dan bergumul dalam doa-doa kami untuk mencari kehendak Tuhan untuk setiap pelayanan yang akan kami kerjakan. Pada tim visitasi sendiri, kami menemukan bahwa apa yang sudah dikerjakan pada 2 misi sebelumnya belum bisa secara optimal mencapai tujuan yang kami harapkan, yaitu membawa masyarakat Tamong semakin mengenal DIA, satu-satu nya Tuhan yang layak disembah dan meninggalkan  penyembahan berhala yang biasa mereka sebut upacara Nyobeng. Begitu hal nya dengan Tim pertanian yang pada MIKA 3 kali ini pelaksanaan nya digabung dengan kegiatan Tim visitasi. Di misi sebelumnya, Terlalu banyak kami membawa materi-materi baru dari luar seperti terasering, cara membuat pupuk, menanam kedelai serta beberapa hal baru lain yang kami ajarkan kepada petani warga Tamong. Dimana setelah kami pulang, tentu saja hal tersebut tidak lagi mereka kerjakan.

Melalui proses menggumulkan dalam doa itu, Tim visitasi dan pertanian kali ini membuat suatu gebrakan baru, strategi baru untuk kami bisa mencapai tujuan itu. Jika selama ini, kami berusaha mengunjungi dan melayani seluruh warga, kami menyadari bahwa itu tidak akan efektif. Kami harus mempersiapkan orang-orang yang akan meneruskan kabar baik itu ketika kami pergi. Dalam bidang pertanian, jika selama ini kami membawa hal-hal baru ke Tamong, kali ini kami fokus, bagaimana mengelola apa yang sudah ada di Tamong. Sungguh sebuah pelajaran yang berharga.

Pada tim visitasi, di hari pertama kami di Tamong semua peserta MIKA tetap melakukan visitasi ke rumah-rumah diseluruh Tamong, untuk kami bisa berdoa bersama masyarakat Tamong, menjelaskan tujuan kedatangan kami kembali di Tamong, mengajak mereka untuk terlibat dalam kegiatan kami selama disana, dan tentu saja kami tetap berharap Tuhan memberi kami kesempatan untuk bisa memberitakan kabar baik.

Visitasi Hari pertama di Tamong Visitasi Hari pertama di Tamong

Visitasi Hari pertama di Tamong

Di hari kedua hingga keempat, kami melakukan pembinaan kepada orang-orang kunci. Target orang kunci yang akan kami layani adalah Hamba Tuhan dan Majelis gereja di Tamong, GPIBI Bukit Sion serta 6 keluarga sudah dipilih oleh Hamba Tuhan. Kak Eri Iwantoko, Kak Agung dan Ev.Charles dari Sie PI RS. Bethesda yang ikut berpartisipasi dalam MIKA kali ini, memberikan pembekalan kepada Hamba Tuhan dan Majelis Gereja dengan mengajari baca gali Alkitab, bersaat teduh, pelatihan PI dengan gambar, okultisme dan peran orangtua dalam kerohanian anak dengan tetap melakukan pengijinlan ke majelis gereja yang hadir.

Pembinaan orang-orang Kunci Pembinaan orang-orang Kunci

Pembinaan orang-orang kunci

Sementara, anggota tim visitasi yang lain dibagi menjadi 3 kelompok. 3 kelompok akan membina 6 keluarga yang sudah dipilih oleh hamba Tuhan disana untuk kami kunjungi selama kami berada di Tamong dan  kami terbantu dengan terlibatnya dr. Nahum dari RS. Bethesda dalam Tim visitasi kali ini. Tujuan pembinaan kepada orang-orang kunci ini adalah mereka bisa  menjadi teladan di tengah-tengah warga dan mereka bisa menginjili warga yang lain dengan bahasa dan cara yang bisa dipahami oleh warga dan tentu saja kami berharap meraka bisa menjadi motor penggerak warga Tamong untuk terus aktif ke gereja dan meninggalkan kebiasaan nyobeng yang sudah dilakukan turun temurun. Kegiatan yang kami lakukan disana adalah mengenal kehidupan mereka sehari-hari dengan melakukan kegiatan masak bersama-sama sembari kami mengabarkan injil. Kegiatan memasak ini sebenarnya adalah kegiatan dari tim pertanian yang dikolaborasikan dengan kegiatan tim visitasi sehingga bisa dilakukan bersama-sama. Teman-teman di Tim pertanian mencoba mengeksplorasi tanaman apa saja yang tumbuh di Tamong namun pemanfaatannya belum dimaksimalkan oleh warga.

Bagi saya pribadi kegiatan masak bersama warga adalah kegiatan yang awalnya membuat saya agak ragu, mengingat saya dan beberapa teman visitasi tidak mempunyai cukup keahlian dalam memasak namun ketika melakukan perjalanan misi ini kami diharuskan memasak bersama warga dan bahkan mengajari mereka memasak makanan yang bahannya adalah hasil tanam warga Tamong sendiri. Namun kami sungguh bersyukur Tuhan memampukan kami mengerjakan hal itu. Dari kegiatan ini, saya bersama teman visitasi yang lain bisa menjalin relasi yang lebih dekat dengan keluarga-keluarga Tamong yang kami layani.

Masak Bersama Warga Masak Bersama Warga

Masak Bersama Warga

Satu hal lagi yang berbeda adalah ketika kami membawa contoh-contoh bahan makanan yang sudah jadi seperti keripik singkong, keripik pisang dan marning beserta gambar makanan-makanan tersebut. Contoh-contoh tersebut dibawa sebagai stimulan berpikir warga Tamong supaya mereka sadar bahwa tanaman yang mereka tanam seperti ketela, pisang dan jagung bukan hanya dijadikan makan babi dan ayam, tapi jika mereka bisa mengolahnya maka makanan tersebut bisa dikonsumsi dan bahkan bisa dijual. Respon warga sungguh mengejutkan, karena ketika mereka sudah mencicipi-nya, mereka langsung dengan antusias menanyakan kepada kami bagaimana cara membuatnya dan keesokan harinya bu Eni, salah seorang warga Tamong Tengah langsung membuatnya. Sungguh kami bersyukur strategi yang kami lakukan kali ini bisa direspon dengan baik menjawab kebutuhan warga Tamong. Tim visitasi dan pertanian kali ini pun juga membawa bibit sayuran yang dengan mudah bisa ditanam di pekarangan warga, seperti bibit sawi, cabe,kangkung dan beberapa bibit lain. Kerinduan kami warga Tamong bisa menyadari bahwa Tuhan, Allah semesta itu sudah menyediakan segala yang mereka butuhkan dan mereka bisa bersyukur dengan terus menyembah Allah yang agung itu, bukan menyembah kepada berhala-berhala, kuasa-kuasa gelap yang selama ini sudah membelenggu hati mereka.

Sawut Keripik Singkong

Sawut dan keripik singkong : olahan singkong yang kami ajarkan di Tamong

Selain kegiatan pembinaan tersebut, di hari terakhir kami di Tamong, kami berkesempatan  melakukan doa keliling Tamong. Hal ini kami rasa sungguh sangat penting untuk dilakukan mengingat adanya kuasa-kuasa kegelapan yang masih melingkupi warga Tamong dan hanya bisa dikalahkan oleh kuasa Tuhan melalui doa-doa yang kami naikkan. Kami berdoa di beberapa titik-desa antara lain di Tamong BKM, Tamong Buluh, Gereja, Tamong Tengah, Tamong Besar, Tamong Atas, Tamong Kecil, persimpangan jalan yang menuju tiap desa, bahkan kami berdoa juga dekat patung yang mereka buat untuk disembah serta di Pongo (tempat mereka melakukan upacara adat). Kami percaya kelelahan kami berjalan keliling Tamong dengan medan yang sulit dan sempat hujan yang deras, tidak akan pernah sia-sia, karena kami yakin Tuhan tidak akan pernah membiarkan umatnya terus terbelenggu oleh kuasa-kuasa jahat dan IA pasti menjawab setiap doa kami.

Doa Keliling Tamong

Berdoa di Tamong Atas

Doa kami tidak akan putus selesainya MIKA 3 ini. Kami sudah merencanakan segala strategi, menganalisa segala sesuatu, mempersiapkan segala sesuatu. Tapi kami tahu, bahwa strategi terbaik adalah doa. Kami terus berdoa, supaya Tuhan  membukakan jalan bagi kami untuk tetap mengerjakan pelayanan ini. Satu kerinduan kami supaya warga Tamong dimenangkan bagi kemuliaaan-NYA.

Tim Misi Kalimantan 3 Perkantas Jawa Timur

Tim Misi Kalimantan 3

 

Bersambung...

*Penulis adalah Alumni Perbanas, yang adalah koordinator Tim Misi Kalimantan 3

 

KISAH LENGKAP PERJALANAN TIM MISI KALIMANTAN 3 :

Misi Kalimantan 2 - 2010                             : START THE MISSION!!
Misi Kalimantan 1 - 2009                             : DI SINI JUSTRU INDONESIA

 


Topik Terkait :
PENYULUHAN PERTANIAN BAGI WARGA TAMONG - Jurnal Pelayanan Misi Kalimantan 4 ke Desa Tamong - Kalimantan Barat, 24 Juni - 3 Juli 2012
PELAYANAN BAGI MAJELIS DAN PENGURUS GEREJA - Jurnal Pelayanan Misi Kalimantan 4 ke Desa Tamong - Kalimantan Barat, 24 Juni - 3 Juli 2012
MASUK KE HIDUP MEREKA DAN BERDOA - Jurnal Pelayanan Tim Visitasi - Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
BERAKAR DALAM KRISTUS - Jurnal Pelayanan Tim Remaja – Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
Menjadi AlatNya bagi Anak-anak Tamong - Jurnal Pelayanan Tim Anak – Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
0 Komentar
Anda harus Login untuk memberi komentar

| Find Us on Facebook  

Loading
LENGKAPI DATA ANDA

BERITA
Surat Doa Banyuwangi, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 106 kali
Surat Doa Papua, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 108 kali
Surat Doa Mojokerto, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 107 kali
Surat Doa Mataram, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 94 kali
Surat Doa Jember, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 80 kali
Surat Doa Kediri, Mei-Juni 2017
21-06-2017, Dibaca: 88 kali
Lihat Semua Berita >>


1113403

Saat ini ada 87 tamu dan 0 online user
KOMENTAR TERBARU
Saya ingin memesan Buku ...
   BOWO, 2016-04-03 22:32:16
Sebarkan Apinya...
   Mas Ucup, 2014-05-08 13:01:16
next generation...
   ronal, 2011-11-30 15:21:27
foto......
   Akhung, 2011-10-31 13:25:09
:)...
   intha, 2011-10-31 10:57:53