Email: Password:   Lupa Password?
PENYULUHAN PERTANIAN BAGI WARGA TAMONG - Jurnal Pelayanan Misi Kalimantan 4 ke Desa Tamong - Kalimantan Barat, 24 Juni - 3 Juli 2012
oleh Edowin Sianipar*: 04-10-2012, Dibaca: 2636 kali

            Pada Misi Kalimantan (MIKA) 4 pelayanan pertanian berjalan cukup baik dengan kehadiran warga sebanyak 21 orang. Pelayanan pertanian kali ini memiliki 3 agenda utama, yaitu penyuluhan tanaman karet, Follow up MIKA 3, dan pemberian benih sayuran dan bibit tanaman obat keluarga.


Penyuluhan Pertanian warga Tamong Penyuluhan Pertanian warga Tamong

Penyuluhan Pertanian

            Penyuluhan tanaman karet merupakan agenda dari pelayanan pertanian kali ini yang memiliki daya tarik yang cukup besar bagi warga Tamong. Mereka sangat antusias mengikuti penyuluhan ini. Salah satu hal yang kami sorot dari pola budidaya tanaman karet warga Tamong adalah cara penorehan (penyadapan) karet mereka yang masih salah. Warga Tamong sering kali menoreh tanaman karet hingga ke bagian batang dekat permukaan tanah, yang biasa disebut dengan istilah “kaki gajah”, karena menurut mereka pada bagian itu getah karet yang dihasilkan lebih banyak. Namun penorehan semacam ini dapat merugikan petani sendiri, karena jika getah pada bagian “kaki gajah” habis maka getah karet (lateks) yang dihasilkan ke depan akan mengalami penurunan produksi. Oleh karena itu pada penyuluhan kali ini tim pertanian memberikan arahan untuk menoreh batang karet maksimal pada posisi 50 cm dari permukaan tanah. Selain itu bagian lain yang ditekankan oleh tim pertanian pada penyuluhan tanaman karet ini adalah pemupukan yang tepat. Selama ini warga Tamong memupuk tanaman karet mereka dengan dosis yang kurang tepat, sehingga pertumbuhan dan getah karet yang dihasilkan tidak optimal. Bahkan pada fase bibit banyak yang mati karena dosis yang diberikan berlebihan. Oleh karena itu tim pertanian memberikan arahan untuk dosis yang tepat pada budidaya tenaman karet sesuai dengan umur tanaman. Bersyukur, melalui penyuluhan tanaman karet ini, tim pertanian dapat menolong warga Tamong untuk memperbaiki cara penorehan dan pemupukan tanaman karet mereka.

Penyuluhan penorehan karet Penyuluhan penorehan karet

Penyuluhan Penorehan Karet

            Pada pelayanan pertanian kali ini tim pertanian juga melakukan follow up dari misi yang lalu (MIKA 3). Follow up yang kami lakukan adalah dengan mengevaluasi bagaimana kondisi pertanaman dari benih-benih sayuran dan bibit pisang yang sudah pernah diberikan oleh tim pertanian. Pada MIKA 3 tim pertanian mengajari warga Tamong untuk menanam benih sayuran di pekarangan rumah dengan harapan supaya warga Tamong bisa memenuhi kebutuhan pangan mereka khususnya sayuran dari pekarangan mereka sendiri, tanpa harus pergi ke ladang yang lokasinya sangat jauh dari rumah warga. Selain itu melalui pemberian benih sayuran tersebut diharapkan warga Tamong memiliki tanaman sayuran yang lebih bervariasi. Ada pun benih yang diberikan adalah benih kangkung, sawi, kedelai, bayam, tomat, dan cabai. Namun dari benih sayuran yang sudah diberikan semuanya tidak dapat tumbuh dengan baik. Tanah di masing-masing pekarangan rumah warga, hampir semuanya memiliki tingkat kesuburan yang rendah dan tidak sesuai untuk pertumbuhan benih sayuran tersebut sehingga pertumbuhan tanaman yang dihasilkan kurang baik. Akan tetapi beberapa benih sayuran tersebut berhasil tumbuh baik saat ditanam di ladang mereka karena tanah di ladang mereka cukup subur. Adapun benih yang berhasil tumbuh baik di ladang warga adalah kangkung, bayam, sawi, tomat, dan cabai, bahkan warga juga berhasil mengembangkan benihnya. Warga yang berhasil menanam benih sayuran tersebut diantaranya Pak Amit, Pak Hap, Pak Balak, dan Pak Tepianus. Selain benih sayuran tersebut pada misi sebelumnya tim pertanian juga memberikan bibit pisang dengan harapan mereka memiliki bahan dasar untuk membuat keripik pisang dari pekarangan mereka sendiri (pada MIKA 3 tim visitasi memperkenalkan dan mengajari warga Tamong untuk membuat makanan olahan keripik pisang). Namun bibit pisang yang berhasil tumbuh baik hanya pada tanah pekarangan rumah Pak Tepianus di kampung buluh. Bersyukur, dari hasil evaluasi ini benih sayuran dan bibit pisang yang pernah dibagikan dapat dinikmati hasilnya oleh warga Tamong dan dapat memberikan bahan pangan sayuran yang lebih variatif.

Pembagain Benih Penyuluhan Pertanian warga Tamong

            Agenda berikutnya kami memberikan benih sayuran dan bibit tanaman obat keluarga (toga). Benih sayuran yang kami berikan di antaranya yaitu; sawi, kangkung, cabai var. Gandul, cabai merah besar, jagung, dan bibit manisa. Kemudian bibit tanaman obat keluarga yang diberikan adalah jahe, kencur, kunyit, kunci, kunir, laos, dan temulawak. Benih jagung yang diberikan pada pelayanan pertanian kali ini merupakan benih hibrida yang mampu menghasilkan dua tongkol berukuran besar. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan hasil jagung warga Tamong karena selama ini jagung yang mereka tanam adalah jagung lokal yang dengan hasil yang diperoleh masih relatif kecil. Selain benih jagung, bibit manisa juga merupakan suatu hal yang baru bagi warga Tamong. Warga setempat belum pernah mananamnya dan menggunakannya sebagai bahan makanan sayuran. Kemudian mengenai bibit tanaman toga, sebenarnya warga Tamong sudah cukup mengenalnya, akan tetapi belum memahami pemanfaatannya secara mendalam. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini selain memberikan bibit tanaman toga tim pertanian juga memberikan beberapa artikel terkait pemanfaatan tanaman toga supaya mereka dapat memahami pemanfaatan tanaman toga tersebut secara mendalam dan dapat mereka terapkan sendiri cara pemanfaatannya. Bersyukur pada kesempatan kali ini tim pertanian dapat memperkenalkan jagung hibrida dan bibit tanaman manisa, serta memberikan pemahaman akan pentingnya pemanfaatan tanaman toga sebagai sarana pengobatan keluarga. Kami berharap kiranya baik benih sayuran dan bibit tanaman toga yang kami berikan dapat tumbuh dengan baik dan dimanfaatkan dengan tepat oleh warga Tamong.

Pembagian bibit manisa Pembagian bibit manisa

Pemberian bibit manisa serta mengajarkan cara penanaman

            Setiap agenda pelayanan pertanian yang dapat dilakukan pada Misi Kalimantan 4 ini, sungguh semuanya adalah anugerah Tuhan. Bersyukur untuk setiap pertolongan Tuhan, dan berdoa kiranya setiap hal yang boleh dibagikan bagi masyarakat Tamong dapat terus Tuhan pelihara dan dapat menjadi berkat bagi mereka.

Foto Bersama Tim Pertanian dan Warga

Foto bersama tim pertanian dan warga

*Penulis adalah mahasiswa Jember yang merupakan anggota Tim Pertanian Misi Kalimantan 4

 

KISAH LENGKAP PERJALANAN TIM MISI KALIMANTAN  :

Pelayanan Anak                                        :    MENJADI ALAT BAGI ANAK-ANAK TAMONG

Pelayanan  Remaja                                   :   BERAKAR DALAM KRISTUS

Pelayanan  Visitasi                                   :   MASUK DALAM KEHIDUPAN MEREKA DAN BERDOA 

Pelayanan  Majelis GPIBI Tamong    :   PELAYANAN BAGI MAJELIS DAN PENGURUS GEREJA

Pelayanan  Pertanian                               :   PENYULUHAN PERTANIAN BAGI WARGA TAMONG

Liputan Misi Kalimantan 4 - 2012       :   KASIH BAGI WARGA DI NEGERI DI ATAS AWAN!

 

PERJALANAN TIM MISI KALIMANTAN  SEBELUMNYA :

Misi Kalimantan 1 - 2009                             : DI SINI JUSTRU INDONESIA

Misi Kalimantan 2 - 2010                             : START THE MISSION!!

Misi Kalimantan 3 - 2011                             :  HARAPAN ITU NYATA!


Topik Terkait :
PELAYANAN BAGI MAJELIS DAN PENGURUS GEREJA - Jurnal Pelayanan Misi Kalimantan 4 ke Desa Tamong - Kalimantan Barat, 24 Juni - 3 Juli 2012
MASUK KE HIDUP MEREKA DAN BERDOA - Jurnal Pelayanan Tim Visitasi - Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
BERAKAR DALAM KRISTUS - Jurnal Pelayanan Tim Remaja – Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
Menjadi AlatNya bagi Anak-anak Tamong - Jurnal Pelayanan Tim Anak – Misi Kalimantan 4, 24 Juni – 3 Juli 2012
KASIH BAGI WARGA NEGERI DI ATAS AWAN - Catatan Perjalanan Misi Kalimantan 4 - Desa Tamong - Kalimantan Barat
0 Komentar
Anda harus Login untuk memberi komentar

| Find Us on Facebook  

LENGKAPI DATA ANDA

Gathering Misi Kalimantan 20...
Gathering Misi Kalimantan, 17 April 2016, Pkl. 17.00 WIB, Jl. Tenggilis Mejoyo KA-10 Surabaya, Pembicara Harry Limanto, M.Div....
Sharing Misi “Bersaksi di te...
Sharing Misi “Bersaksi di tengah Kesibukan”, oleh Johan Kusmanto, 25 Juni 2015, Pukul 17.30-21.00 WIB di Perkantas Surabaya, Jl. Tenggilis Mejoyo KA-10 ...
Misi Kalimantan 2, Desa Tamo...
Sepanjang perjalanan sejarah misi Kristen gerakan mahasiswa berperan sangat besar. Mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang sangat potensial karena mereka memiliki kemampuan intelektual dan semang...
MISI KALIMANTAN 1 : Serukam...
Aku ini TUHAN, telah memanggil Engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu. Aku akan membuat Engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung...
Lihat Semua Kegiatan >>


1255976

Saat ini ada 136 tamu dan 0 online user