Email: Password:   Lupa Password?
Berdiri Teguh, Bersatu, dan Berjuang untuk Inji - Retret Staf 8 – 10 Maret 2013
oleh Agung Kurniawan: 10-04-2013, Dibaca: 1326 kali

Retret kali ini diikuti oleh 84 orang dan diikuti bukan hanya dari BPC Jatim saja, namun juga dari BPC Sulsel, BPC Bali, BPC NTT, dan BPP Papua. Tema retret kali ini adalah “Berdiri Teguh, Bersatu dan Bejuang untuk Injil.” Pembicara retret tahun ini adalah Pak Iman Santoso, Ibu Lea Santoso, dan Kak Harry Limanto. Melalui retret ini peserta mendapat banyak berkat khususnya melalui pengalaman dari Pak Iman Santoso dan Ibu Lea, baik yang berkaitan dengan pengalaman beliau berdua sebagai staf Perkantas pada era awal perintisan Perkantas maupun pengalaman beliau dalam ranah nasional maupun internasional. Banyak inspirasi maupun wawasan yang berguna bagi pribadi staf untuk pengembangan pelayanan ke depan maupun untuk Perkantas di masa yang akan datang. Minimal ada tiga hal yang disampaikan melalui ses—sesi selama retret ini oleh ketiga pembicara.

Pertama, kehancuran kekristenan khususnya di daerah-daerah Arab dan Asia kecil sebagai daerah awal perintisan Injil karena perpecahan di antara gereja-gereja Tuhan, yaitu tidak adanya kesatuan. Hal yang terjadi di daerah Timur Tengah dan Asia Kecil bisa juga terjadi di Indonesia, sehingga pada akhirnya kekristenan hanya menjadi puing-puing sejarah saja dan tidak mampu menjadi pengawal proses sejarah di dunia ini. Diharapkan Perkantas, bisa menjadi katalisator persatuan di antara gereja-gereja Tuhan. Kesatuan terjadi jika masing-masing gereja atau denominasi mengenali keunikan dan panggilan khususnya lalu mengerjakan itu dengan setia sebagai bagian untuk melengkapi tubuh Kristus yang lain dan berpikir bahwa dirinya merupakan bagian dari kesatuan tubuh Kristus.

Kedua, ke depan tantangan kekristenan dan juga di dalamnya Perkantas menjadi tidak mudah. Untuk menghadapi tantangan zaman yang makin sulit dan kompleks bukan hanya memerlukan kesatuan yang saling melengkapi, namun juga memerlukan doa-doa yang terus dipanjatkan supaya Roh Kudus terlibat aktif dalam pelayanan gereja Tuhan. Kecanggihan dan kecepatan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan semakin hari makin menjauhkah anak-anak muda dari minat rohani. Dan hal ini memerlukan intervensi kuasa dari tempat tinggi untuk menjangkau mereka.

Ketiga, Perkantas perlu dinamis dalam mengikuti pimpinan Tuhan jika tetap ingin dipakai oleh Tuhan untuk memengaruhi zaman. Jika tidak maka kaki dian itu akan diberikan kepada yang lain. Perkantas jangan menjadi suatu organisasi yang kaku dan diharapkan Perkantas berperan dalam menjawab kebutuhan zaman dengan keterlibatan alumni-alumni dalam berbagai bidang kehidupan.


Topik Terkait :
Recharging and Nurturing Our Wholeness - Liputan Retret Staf 2012
Retret Staf Perkantas Jawa Timur : Living In The Great Message In The Changing World
Liputan Retreat BPC, BPR, PC, PR dan staf Perkantas 17-20 Juni 2010
0 Komentar
Anda harus Login untuk memberi komentar

| Find Us on Facebook  

Loading
LENGKAPI DATA ANDA

BERITA

1373700

Saat ini ada 55 tamu dan 0 online user
KOMENTAR TERBARU
Saya ingin memesan Buku ...
   BOWO, 2016-04-03 22:32:16
Sebarkan Apinya...
   Mas Ucup, 2014-05-08 13:01:16
next generation...
   ronal, 2011-11-30 15:21:27
foto......
   Akhung, 2011-10-31 13:25:09
:)...
   intha, 2011-10-31 10:57:53