more"/> more">
The End of Me
Last Updated : Mar 12, 2019  |  Created by : Administrator  |  329 views

Merupakan sebuah sukacita tersendiri ketika kak Yanti datang dalam rangka travelling pada 15- 17 Februari lalu. Di tengah kelelahan fisik, namun bersyukur TUHAN memakai hambaNya memperlengkapi para pelayan (TPS, PMK, Alumni), tidak hanya memajukan pelayanan secara kuantitas tapi kualitas dari setiap orang yang melayani maupun yang dilayani. Karena itu relasi pribadi dengan TUHAN dan kepekaan menjadi penekanan kak Yanti dalam mendampingi setiap orang.

Tanpa kepekaan maka pelayanan yang dikerjakan hanyalah aktivitas dan mimpi para pelayan saja yang dikerjakan tanpa kuasa TUHAN di dalamnya. Pengenalan secara dalam akan setiap pribadi juga merupakan suatu hal yang kembali diingatkan, bagaimana setiap orang telah dibentuk oleh masa lalu, yang membawanya pada masa kini, sehingga masa lalu yang tak terselesaikan akan menghambat seseorang untuk totalitas
melayani TUHAN.

Kedatangan Kak Yanti kali ini memang difokuskan untuk pelayanan siswa, dengan dipersiapkannya TEMU KTB mengusung tema “THE END OF ME” sekaligus menjadi tema di sesi pertama sesi kedua “GROW TO BE IMPACT”. Temu KTB yang berlangsung baik di rumah persekutuan dihadiri oleh 20 siswa yang terjangkau dalam kelompok pemuridan, bertahan mengikuti 2 sesi ini sampai akhir termasuk melakukan AWG bersama (Alone With God).

Keakuan, kedagingan, ambisi seperti apa yang selama ini menggerogotimu sehingga sangat sulit untuk bertumbuh? Adakah hal-hal yang sangat sulit kamu lepaskan sehingga segala waktumu terkuras untuk meladeninya? Game online, study oriented, sex, pacaran, hobby, idola atau kemalasan. Pertanyaan-pertanyaan itu dirangkum dalam sebuah drama teatrikal singkat sekaligus menjadi tantangan awal bagi setiap siswa dan pelayan yang hadir untuk berani melepaskan segala keakuan untuk bertumbuh dan mengambil bagian melayani generasi millenial. Dunia sekeliling sudah begitu sangat menarik sehingga Firman TUHAN seolah-olah menjadi prioritas yang kesekian. Namun ini sekaligus menjadi peluang bagi para pelayan bahwa FIRMAN TUHAN menjadi solusi dari problematika para remaja.

FIRMAN TUHAN justru harus terus didengungkan untuk menjawab kebutuhan terdalam generasi ini. Tidak ada kedangingan atau keakuan yang terus dipertahankan mampu membuat murid Kristus dalam waktu yang sama bisa bertumbuh, berbuah dan berani memberikan diri lebih untuk melayani TUHAN. Ia harus melepaskan salah satu untuk mendapatkan lebih dari sekedar sesuatu. Untuk mendapatkan hidup. Berani melepaskan ego dan memberikan diri dibentuk TUHAN dan bertumbuh serta berdampak.


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
Pokok Doa Acara
Mari dukung kegiatan ini dengan mendoakan pokok-pokok doa yang ada.
Total Orang Yang Telah Mendoakan
0
RELATED UPDATES