more"/> more">
Sangkakala Kemenangan di Bumi Nusantara
Last Updated : Dec 23, 2022  |  Created by : Administrator  |  56 views

Jiwa manusia bagaikan wadah yang menyimpan berbagai perasaan, pikiran dan angan-angan. Jiwa yang bisa menjadi lemah ataupun kuat ketika dihadapkan pada berbagai kondisi. Bila kita menilik kembali peristiwa yang terjadi di sepanjang tahun 2022 ini, tentunya tidak sulit menemukan berita yang membuat jiwa kita bergetar dengan begitu hebatnya. Penghujung tahun yang sarat dengan kegembiraan peringatan hari kelahiran Tuhan Yesus dan menyongsong tahun yang baru pasti akan terasa berbeda bagi orang-orang yang ternyata mengalami duka dalam beberapa waktu terakhir.

Tiga bulan terakhir di penghujung tahun 2022 ini membawa banyak berita duka dari berbagai wilayah di bumi nusantara. Tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan korban 135 jiwa menjadi pukulan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Tidak lagi penting siapa yang menang ataupun kalah dalam pertandingan tersebut karena teriakan yang terdengar hanyalah teriakan ketakutan dengan begitu kacaunya kondisi usai pertandingan. Kabar lain yang menggemparkan juga membuat banyak orangtua was-was setelah diberitakan bahwa beberapa obat dengan kandungan cemaran etilen glikol dan dietilen glikol memiliki kemungkinan penyebab kasus gagal ginjal akut pada anak. Sirup yang biasanya diminum oleh anak-anak dihentikan sementara untuk dikonsumsi karena harus diteliti dan dipastikan keamanannya.  Berita pada tanggal 21 November yang juga memilukan adalah gempa bumi dengan kekuatan 5,6 magnitudo di Cianjur, Jawa Barat, yang mengakibatkan ratusan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang parah.

Apa hal yang membawa kebahagiaan jika nyatanya pertandingan yang diharapkan membawa hiburan malah membawa ratapan? Apakah yang aman di dunia ini jika obat yang selama ini disangka menyembuhkan ternyata dapat membawa kematian? Bagaimana kita menjalani hidup ini jika ada bencana yang menghantui dan datang bagaikan pencuri? Apakah kita pernah merasakan bahwa dunia ini tidak adil saat jiwa-jiwa baik harus meninggalkan dunia ini? Di manakah keadilan jika rasanya hukum pun sudah buta dan berpihak pada yang salah? Atau sudah hilangkah harapan kita akan dunia yang damai? Apakah kita akan menyerah dan akhirnya kalah melawan dunia yang kacau ini?

Setiap hari kita akan berperang melawan rasa gelisah, takut, dan putus asa. Bangun di pagi hari dengan sajian berita yang membuat hati menjadi tawar bukanlah hidup yang kita dambakan. Lantas bagaimanakah kita bisa mengalahkan segala ketakutan tersebut? Momen Natal menjadi pengingat kembali bagi kita bahwa Juru Selamat yang menang melawan maut telah hadir dalam hidup kita. Namun sangat disayangkan seringkali kita melupakan bahwa di dalam Yesus kita akan diberikan kekuatan untuk bisa mengalahkan rasa takut. Kita lebih sering mengandalkan diri sendiri sehingga pada akhirnya kita akan merasa lelah, rapuh tak berdaya. Kedatangan Kristus ke dunia memberikan harapan agar hidup yang segar dan damai bisa kita rasakan.

Kibarkan panji dan tiuplah sangkakala, kalahkan segala ketakutanmu bersama Allah. Kita lebih dari pemenang dalam segala perkara di dalam hidup ini karena kita memiliki Allah di pihak kita. Jangan simpan berita kemenangan ini hanya bagi kita. Berita kemenangan tentu harus disiarkan. Kabar baik bahwa kita memiliki Allah yang menyelamatkan kita, yang akan membawa keadilan dan kedamaian dalam hidup kita. Untuk setiap jiwa yang saat ini merasakan duka, Allah sanggup mengubah ratapanmu menjadi tarian. Allah akan memulihkanmu. Untuk setiap jiwa yang merasakan ketidakadilan, Allah akan menjadi pembelamu. Untuk setiap jiwa yang merasa dirinya telah kalah dan tak berdaya, Allah akan memberikan kekuatan dan kemenangan bagimu. Selalu ada harapan bersama Allah. Allah terus hadir dan menopang hidupmu. Jika saat ini kamu sedang berperang melawan segala ketakutan, keputusasaan, kekecewaan, kepahitan, luka, kekhawatiran, Allah tepat berada di sisimu. Siarkan di seluruh bumi nusantara bahkan dunia jika ada kabar baik, kabar kemenangan bersama Allah, Raja segala raja.

 

Profil penulis: Chlara Nikke Darakay adalah Pegawai Negeri Sipil profesi Apoteker yang bekerja di Puskesmas. Beberapa refleksi, cerita dan tulisan-tulisan yang telah ia buat merupakan bentuk kerinduan untuk menyalurkan apa yang terlintas dalam pikirannya dengan harapan agar tulisannya dapat menjadi berkat bagi orang lain. Ia tinggal di Yogyakarta dan dapat dihubungi di akun ig: @chlaranikke


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES