more"/> more">
Skestsa - Omnibus Soli Deo Gloria : Perubahan dalam Kristus Menolong Seseorang untuk Menjadi Teladan
Last Updated : Apr 23, 2021  |  Created by : Administrator  |  149 views

Sharing Perjalanan Pemuridan Roganda Parulian Sigalingging

 

Muncul di Roomline Youtube Perkantas Jatim beberapa minggu lalu bersama dengan 2 alumni lainnya untuk  membahas tentang tema “Marketplace is Battlefield”, membuat saya terkagum-kagum dan geleng-geleng akan kehadiran Roganda, yang lebih akrab disapa Richard. Bukan hanya kehadirannya yang menarik perhatian tetapi prinsip-prinsip yang sangat kuat yang membuatnya berdiri hingga saat ini. Kehadirannya tersebut yang akhirnya membawa tim Sketsa menghubunginya secara personal dan melayangkan beberapa pertanyaan yang lebih dalam terkait “apa yang menjadikannya sampai di titik ini” yang dengan bangga siap “bertarung” di dunia pemerintahan.

Pria yang lahir di Ujung Pandang, 22 Januari 1987 ini pernah berkelana sejak kecil SD-SMP dihabiskannya di Ujung Pandang, tingkat Menengah atas di Kota Surabaya, kuliah di Universitas Brawijaya Malang, jurusan Teknik Sipil ITS tahun 2005, usai studi kembali ke Makassar tempat tinggal orangtua. Dari semua tahap pendidikan dan kota yang dilewatinya, Richard selalu memberikan diri untuk melayani sebagai Tim Pembimbing Siswa, pelayanan mahasiswa di Kampus dan Pemimpin Kelompok Kecil baik di Surabaya, Malang, maupun Makassar hingga saat ia bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil di  Kementerian PUPR (Jabatan Fungsional). Baginya, kebenaran selalu menjadi fokus perhatian untuk menjadi pedoman dan penuntun hidupnya.

Jadi, apa yang menggerakkan Richard terus aktif mengerjakan pemuridan?

Pertama, karena saya merasakan pertumbuhan secara pribadi dalam Allah. Di dalam kelompok pemuridanlah tempat saya untuk memahami dan mengalami persekutuan yang sejati, juga merupakan wadah saya untuk belajar mengasihi dan peduli akan sesama, belajar menikmati dan memilhara alam, belajar bertanggung jawab dan berkarya, belajar akan kebenaran akan Allah, belajar dan memahami akan pengampunan, belajar akan pemulihan dan lain sebagainya.

Kedua, dalam pemuridan saya menyadari semua manusia sungguh membutuhkan bimbingan, sehingga saya yang telah dibimbing rindu agar saya dipakai untuk membimbing jiwa-jiwa yang dipercayakan Tuhan.

Adakah pengalaman dalam pemuridan yang sangat menyentuh?

Saya adalah anak yang pada mulanya tidak percaya pada Tuhan. Tidak peduli dengan ibadah-ibadah, meskipun saya ikut-ikut kakak untuk Sekolah Minggu namun saya sungguh tidak suka dengan ritual keagamaan. Sampai dengan saya melihat di rumah kakak saya dan teman-temannya berdiskusi akan Tuhan dan itu terjadi beberapa kali di rumah dalam hari-hari yang berbeda. Saya penasaran akan diskusi mereka dan tertarik untuk ikut, namun saya malu. Ketika itu saya sudah SMP kelas 3. Puji Tuhan saya berada dalam sekolah yang memiliki persekutuan waktu SMA. Saya ditantang ikut KTB (Kelompok Tumbuh Bersama), saya bertanya apa itu KTB akhirnya saya menangkap bahwa KTB yang dimaksud adalah kegiatan diskusi dan belajar akan Tuhan yang dilakukan oleh kaka saya dan teman-temannya. Cerita pria yang telah dikarunia satu putri ini.

Sebagai seorang yang tidak percaya Tuhan, saya masih mempertanyakan keberadaan Tuhan sehingga diskusi-diskusi itu menarik bagi saya. Singkat cerita saya ikut KTB dan saya menikmatinya. Tantangan ikut KTB-pun banyak. Pada mulanya orang tua sangat tidak mendukung sehingga beberapa kali kegiatan persekutuan dan ktb tidak disetujui orangtua untuk saya ikuti. Namun karena ketertarikan dan kerinduan yang semakin dalam akan hal-hal itu membuat saya membuat deal-deal dengan orang tua. Saya akan bertanggung jawab atas pekerjaan-pekerjaan rumah yang diperintahkan untuk saya kerjakan, saya akan belajar dengan baik dan bisa kuliah di tempat terbaik dan balasannya orangtua harus ijinkan saya mengikuti pemuridan.

Saya berusaha melakukan janji-janji saya dan puji Tuhan orangtua melihat semuanya saya lakukan dengan baik. Mulai saat itu, orangtua melihat apa yang saya lakukan adalah baik, dan mereka juga akhirnya mendukung ketika adik-adik saya terlibat dalam pemuridan. Saya bersyukur dampak pemuridan yang saya  alami bisa menjadi berkat bagi keluarga saya.

Perubahan dalam Kristus menolong seseorang untuk menjadi teladan. Dengan pemuridan yang dimulai dari kakak saya akhirnya semua saudara saya memberi diri dalam Kristus lewat pemuridan juga. Rumah semakin diterangi dalam Kristus. Kami semua juga punya kerinduan agar banyak "rumah-rumah" diubahkan lewat pemuridan. Terang pria yang hobby main futsal dan basket ini.

Terkait dengan pekerjaan saat ini, momentum apa yang mendorong Richard mengabdi dan memiliki visi sebagai abdi negara?

Diskusi-diskusi mengenai kondisi bangsa sewaktu kuliah; memiliki minat dengan pemerintahan; kerinduan untuk terlibat yang dibentuk melalui doa dan saat teduh; ditantang serta diteguhkan untuk ambil bagian di pemerintahan saat mengikuti kamp-kamp Nasional dan Regional yang dilakukan oleh Perkantas.” Kenang pria yang cukup aktif dalam kegiatan rohani ini.

Sebagai Abdi negara adakah pergumulan dan tantangan terberat yang dihadapi, ketika diperhadapkan pada pilihan antara kebenaran Injil dan cara hidup dunia?

Pergumulan terberat adalah bagaimana untuk tetap teguh di lingkungan pemerintahan yang begitu "bobrok", bagaimana kita tetap menjunjung nilai-nilai kebenaran Alkitab di tengah-tengah pekerjaan dan lingkungan, dan tidak terlibat dalam KKN yang menggoda dan menggiurkan. Sistem dalam bangsa ini banyak terjadi korupsi dan nepotisme inilah tantangan yang terberat yang saya hadapi.

Adakah ketakutan menghadapi kenyataan bahwa kondisi negara yg bobrok ini, sementara Richard harus melawan arusnya?

Sungguh saya adalah manusia biasa yang pasti takut untuk melangkah namun Allah selalu lebih besar untuk menghadapi semua. Ketakutan dikucilkan, terlebih ketakutan akan hidup keluarga saya (anak istri) yang bisa terancam kapan saja. Tapi kembali Allah selalu hadir untuk menguatkan dan menolong. jujur pria yang memiliki moto hidup “All is well, because God is good”

~Dirangkum oleh Lidya L Wurru


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES