more"/> more">
Sketsa~Omnibus Soli Deo Gloria : Merajut Indonesia
Last Updated : Aug 27, 2021  |  Created by : Administrator  |  51 views

Angsoka Yorintha Paundralingga, biasa dipanggil Kak Oka, adalah seorang Ekonom yang bekerja di Bank Indonesia. Setelah lulus dari Universitas Brawijaya, Kak Oka melanjutkan studi Master dan Doktoral dalam bidang Ekonomi di Amerika Serikat. Tujuh tahun merantau di Amerika Serikat, Kak Oka menemukan banyak ide  untuk menjawab kegelisahannya tentang tentang kehidupan keragaman yang ada di Indonesia.

Kak Oka pernah hadir menjadi narasumber di Weekend  Alumni Perkantas Jatim beberapa tahun lalu. Dalam pertemuan itu, ayah satu orang anak ini sangat banyak memberi inspirasi tentang sebuah mimpi untuk melihat Indonesia kelak menjadi negara kuat yang membawa manfaat buat banyak negara lain dan menarik banyak bangsa untuk belajar dari bangsa ini.

Dengan impian itulah Kak Oka dan istrinya, Kak Avia,  terinspirasi membentuk sebuah Yayasan yang bernama BENERAN INDONESIA. BENERAN INDONESIA singkatan dari Bela negara Nasional Indonesia sebuah Lembaga yang membawa anak-anak muda agar memiliki kepedulian sosial dan rasa cinta tanah air.

            Bersyukur tim sketsa dapat berkesempatan melakukan wawancara dengan Kak Oka, terkait aksi yang ia dan BENERAN INDONESIA lakukan untuk merajut ke Indonesiaan di kalangan anak muda.

Halo Kak Oka, apa yang mendasari kakak bersama istri membentuk Beneran Indonesia untuk merajut rasa cinta pada bangsa?

Pertama-tama tentu realita dibangsa ini. Saya melihat bahwa Pancasila menjadi sekedar slogan yang dihafalkan saja tanpa ada sikap hidup atau action dalam kehidupan sehari-hari. Anak muda menjadi prejudis/berprasangka dan menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari karena status etnis/sosial/agama/ras yang berbeda. Sehingga menurut kami dibutuhkan sebuah kohesi sosial anak-anak muda masa kini, melalui:

Ruang Perjumpaan

Ini adalah sarana bagi semua org untuk saling belajar. Anak muda jaman now banyak hidup dan berkomunikasi secara digital dan bergaul di dunia maya, sehingga cara memulai komunikasi dan relasi butuh diajarkan dari awal. Nilai-nilai unik dari keragaman Indonesia seperti tepaseliro, siilaturahmi, gotong-royong harus menjadi perhatian dan kita beri ruang

Memasukkan Kaki di Sepatu Orang Lain

Melibatkan mereka untuk berpikir kritis melalui cara pandang atau kondisi orang lain. Dititik mereka memikirkan kondisi sesamanya mereka akan mulai terbuka dan mulai berpikir kritis, sehingga mereka memiliki kepedulian dan kepekaan.

Menaruh Mimpi Besar yang Mengikat

Jika orang Amerika memiliki American Dream yaitu apa dan bagaimana kelak cita-cita mereka sebagai seorang Amerika, bagaimana dengan kita orang Indonesia apakah kita memiliki mimpi bagaimana kelak cita-cita kita  sebagai orang Indonesia? Mimpi inilah yang seharusnya menyatukan kita.

Apa harapan bagi anak-anak muda jaman now?

Digitalisasi membuat anak-anak muda mudah berkumpul dengan orang yang memiliki satu ide jika terus menerus seperti itu kita akan kehilangan mimpi besar dari Founding Father, yaitu untuk berjuang Bersama untuk MERDEKA

Upaya-upaya yang dilakukan BENERAN INDONESIA adalah bagaimana mengajak anak-anak muda dengan berbagai perbedaan mereka berpikir melampui kepentingan etnik/golongan/sosial dan ras sehingga membuat mereka berpikir menjadi sebuah BANGSA. Kuncinya bagaimana anak-anak muda kita bisa menerima perbedaan dan menghargainya bahkan bisa hidup dalam solidaritas.

 

Apa yang harus Gereja/ Perkantas  lakukan agar anak-anak muda (mahasiswa/siswa) agar memiliki solidaritas dan tidak hidup terkotak-kotak?

Gereja  dipanggil untuk keluar menjadi berkat bukan membangun ekslusivitas, kita harus membuka diri sehingga membangun  ruang perjumpaan bagi sesama kita yang berbeda, dimana kita bisa berkumpul menjadi saudara sebangsa, dan membangun solidaritas. Jika kita membangun sesuatu yang baik di Gereja, pikirkan hal yang baik dan bermanfaat itu bagi kepentingan sesama.

 

Apa pesan Kak Oka bagi mahasiswa dan siswa masa kini?

Kita hadir di Indonesia bukan suatu kebetulan, kita adalah bagian dari bangsa ini. Pikirkan sesuatu yang bisa kita lakukan sebagai orang Kristen yang tinggal di Indonesia. Kita harus punya never ending question, yaitu,  “Mengapa kita ditempatkan di Indonesia?”, “Apa maksud Tuhan menempatkan saya di Indonesia?” Begitu menemukan dan tahu jawabannya kita harus berpikir bagaimana kehadiran kita isa dikenang menjadi orang-orang yang menjadi berkat bagi bangsa ini. Tuhan mau kita menjadi berkat bagi bangsa Indonesia yang beraneka ragam ini.Kita harus berkomitmen, membuka relasi, membangun dengan cinta seluas-luasnya karena hanya dengan cara inilah kita  bisa mempertahankan Indonesia.


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES