more"/> more">
Renungan - Kemerdekaan Sejati Dalam Kristus
Last Updated : Aug 27, 2021  |  Created by : Administrator  |  48 views

Oleh Lita Magda Kristanti, S.P

“17 Agustus tahun 45, itulah hari kemerdekaan kita”, lagu ini serentak dikumandangkan pada 17 Agustus sebagai tanda bahwa Indonesia merayakan Hari Kemerdekaannya. 76 tahun sudah Indonesia merdeka. Apa arti merdeka? Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan merdeka sebagai bebas (dari perhambaan, penjajahan, dan sebagainya). Bangsa kita telah bebas dari perhambaan atau penjajahan bangsa lain. Indonesia berdiri sendiri sebagai suatu bangsa yang independen. Sebagai warga negara Indonesia, 76 tahun sudah kita mempunyai status sebagai warga negara dari negara yang merdeka.

Sebagai murid Kristus dan warga Kerajaan Sorga, kita pun mempunyai status sebagai orang yang merdeka. Hal ini disampaikan oleh Paulus di dalam suratnya kepada jemaat di Galatia. Galatia 5:1&13, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih”.

Kristus membebaskan kita dari hukuman dan kuasa dosa melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Pengorbanan Kristus telah memerdekakan kita dari jerat dosa. Sebagai orang yang sudah dimerdekakan, kita sudah bebas dari penjajahan dosa. Kemerdekaan yang diberikan Kristus harus kita pertahankan dan kemerdekaan itu harus terwujud dalam kehidupan kita setiap hari. Merdeka bukan berarti kita bebas berbuat dosa. Tetapi, kita harus merdeka di dalam kebenaran dan kebenaran hanya ada dalam Yesus. Rasul Paulus mengatakan bahwa: “Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah merdeka dari dosa dan menjadi hamba kebenaran” (Roma 6:17-18). Hidup dalam kebenaran dan memperjuangkan kebenaran merupakan identitas kita sebagai orang percaya yang telah dimerdekakan.

Menggarisbawahi apa yang dikatakan Paulus dalam Galatia 5:13. Kemerdekaan yang kita rasakan saat ini, merupakan kesempatan yang diberikan Tuhan untuk kita bisa melayani seorang akan yang lain. Apalagi melihat kondisi bangsa kita saat ini yang sedang dalam kondisi pandemi,  momen kemerdekaan kali ini adalah momen yang Tuhan ijinkan terjadi untuk kita bisa membagikan kasih Tuhan, melayani sesama yang sungguh membutuhkan. Mari kita lihat kondisi di sekitar kita, adakah orang yang memerlukan pelayanan kita? Adakah saudara yang membutuhkan kasih Tuhan melalui kita?

Sebagai murid Kristus yang telah dimerdekakan, mari menghayati kemerdekaan itu dengan terus menghidupi kebenaran dan menjadi alat Tuhan melayani sesama dengan penuh kasih.

Merdeka!

(*Penulis melayani Pelayanan Mahasiswa di Malang)


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES