more"/> more">
“Discerning God, Ourselves, and Student Ministry Today” - Retret Staf dan Board Perkantas Jatim 2026
Last Updated : May 01, 2026  |  Created by : Administrator  |  9 views

Di tengah suasana sejuk dan tenang Bukit Doa Imanuel, seluruh staf lapangan, staf pendukung, serta Badan Pengurus Cabang dan Ranting Perkantas Jawa Timur mengikuti retret tahunan yang diselenggarakan pada 24–26 April 2026. Kegiatan ini diawali dengan koordinasi Pengurus Harian Cabang, kemudian peserta dibagi ke dalam kelompok sesuai komponen masing-masing untuk mendiskusikan berbagai isu terkait pelayanan lapangan maupun kantor. Momentum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi, memperdalam refleksi, serta memperkuat kebersamaan dalam pelayanan.

Retret tahun ini dirancang secara khusus agar staf dan board memiliki waktu yang cukup untuk berdiam diri di hadapan Tuhan melalui perenungan pribadi maupun bersama. Tema besar “Discerning God, Ourselves, and Student Ministry Today” menolong peserta untuk semakin peka dalam memahami Tuhan, mengenali diri sendiri, serta membaca kebutuhan pelayanan mahasiswa masa kini. Berbagai metode latihan rohani dilakukan secara mendalam. Dalam sesi Scripture Engagement pertama, peserta diajak merenungkan lukisan Christ in the Storm on the Sea of Galilee karya Rembrandt melalui pendekatan Visio Divina, sehingga setiap peserta dapat menangkap apa yang beresonansi dalam hati dan pikirannya. Praktik ini dilakukan untuk menolong peserta agar lebih memaknai pertanyaan Kristus, yaitu "Mengapa engkau takut?" (Mrk. 4:40).

Keesokan harinya pada Sabtu pagi, sebelum memulai semua sesi, peserta diarahkan untuk berlutut sambil berdoa. Latihan rohani ini terinspirasi dari buku "The Common Rule" oleh Justin W. Early. Nantinya, latihan rohani dilakukann juga di siang hari, maupun di malam hari. Latihan rohani juga diperkaya dengan pendekatan Spiritual Pathways dari Gary Thomas, yang membantu peserta mengenali cara-cara unik mereka dalam berelasi dengan Tuhan. Kemudian, di sesi Scripture Engagement ke-2, peserta diajak menyelidiki pertanyaan-pertanyaan reflektif dari Yesus melalui tema “Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?”, yang mendorong kejujuran dan keterbukaan hati di hadapan Tuhan. Lisman Komaladi, yang merupakan IFES EAST Asia  Regional Secretary, hadir sebagai pembicara. "Kita jarang menyadari bahwa Allah kita adalah Allah yang bertanya. Dan pertanyaannya seringkali menyingkapkan hal yang terdalam dari hati kita," ucapnya.

Retret ini juga wadah bagi para staf dan board dibukakan lebih dalam mengenai realitas siswa dan mahasiswa yang sedang kita layani. Dalam sesi "Student Ministry in Global Context: Culture and Paradigm Shift", Lisman Komaladi menekankan pentingnya pelayanan mahasiswa yang bersifat holistik—tidak hanya berfokus pada aspek rohani, tetapi juga terlibat aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat luas.

 

Pada sesi kedua, "Reimagining Student Ministry in Our Context", peserta diajak untuk menata ulang pendekatan pelayanan mahasiswa agar semakin relevan dengan konteks lokal dan kebutuhan generasi saat ini. Di situlah terjadi diskusi yang interaktif dan aktif dari setiap peserta.

Retret ini menjadi acara yang tak terlupakan, terlebih beberapa kakak stat senior dilibatkan sebagai pemimpin pujian. Melalui seluruh rangkaian kegiatan ini, diharapkan setiap peserta pulang dengan pemahaman yang lebih dalam tentang panggilan Tuhan, kejelasan arah pelayanan, serta komitmen yang diperbarui untuk melayani siswa, mahasiswa,dan  alumni secara utuh dan berdampak. Solideo Gloria!


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES