more"/> more">
“Di tengah kesulitan, doa kita akan cenderung lebih berfokus untuk menyelesaikan masalah kita sehingga kita tidak bisa melihat kesulitan atau kebutuhan orang lain” kalimat ini menjadi pembuka dalam firman Tuhan yang disampaikan oleh Kak Yudo Kristanto dalam World Students Day, 24 Oktober 2025 di GPI Imanuel Kediri. Selaras dengan hal itu, momen ini juga dibuka dengan satu video tentang Nigeria dan kota-kota lain yang sedang mengalami tantangan iman. Video ini merupakan rangkaian dari konsep acara yang puncaknya adalah mendoakan pergumulan pelayanan mahasiswa internasional. Melalui tema “Immeasurably More” kami terus mengumandangkan kondisi tantangan iman di luar kota Kediri, bahkan luar negeri. Kami juga turut serta melihat perbuatan ajaib yang dikerjakan Allah dalam setiap tantangan yang ada, sungguh memberi kekuatan dan sukacita bagi mereka untuk mengerjakan pelayanan di kampus masing-masing.
Bersyukur untuk 50 mahasiswa yang hadir terdiri dari 6 kampus di kota Kediri. Mereka dibagi dalam kelompok-kelompok doa, mendoakan pergumulan pelayanan mahasiswa dunia, sharing pribadi serta mendoakan pergumulan masing-masing kampus mereka. Bersyukur melalui sharing yang dilakukan, ada 5 mahasiswa yang rindu untuk di bina dalam kelompok pemuridan yang dikerjakan oleh Perkantas.
Doakan kami dalam melakukan penjangkauan kepada mahasiswa di Kediri. Bersyukur jika saat ini sudah bekerjasama dengan Kampus Polinema di Kediri dan UB Kediri. Namun masih terus bergumul dalam menjangkau mereka untuk dimuridkan. Biarlah mahasiswa yang hadir dalam acara ini mampu mengerjakan pemuridan dan penginjilan di kota Kediri. Doakan KTB-KTB siswa dan mahasiswa yang ada agar terus bertumbuh dan bermultiprikasi. Doakan kelompok PA Alumni yang terus berjalan, kiranya mereka semua terus disegarkan oleh firman Tuhan. Solideo Gloria.