more"/> more">
Kabar Ladang Mahasiswa Surabaya Educating for Shalom: Pelayanan Misi Kenosis PMK Kota Surabaya
Last Updated : Dec 04, 2025  |  Created by : Administrator  |  284 views

Salah satu karya Tuhan yang dipercayakan kepada Pelayanan PMK Kota adalah Misi Kenosis, sebuah pelayanan les gratis dan pembinaan karakter bagi anak-anak di Surabaya. Setiap Selasa dan Kamis, para mahasiswa Kristen yang telah dimuridkan hadir sebagai pengajar dan kakak pendamping. Mereka memberikan pelajaran sesuai tingkat kelas, membawakan kelas moral yang menanamkan nilai-nilai hidup, serta menyajikan aktivitas kreatif yang membentuk karakter.  Puji Tuhan, ada sekitar 45 anak yang mengikuti les ini.

Tahun ini, penyertaan Tuhan kembali nyata ketika Misi Kenosis memperoleh dukungan dari kegerakan IFES East Asia. Melalui kompetisi proposal LCI (Logos Cosmos Initiative), pelayanan ini menerima dukungan dana internasional yang sangat berarti. Bantuan tersebut bukan hanya meneguhkan kesungguhan pelayanan perkotaan yang dikerjakan dengan kesetiaan, tetapi juga membuka pintu untuk memperkuat metode pengajaran, meningkatkan kapasitas para pengajar, dan memperluas dampak pelayanan. Lebih dari itu, dukungan ini mengingatkan bahwa kegerakan yang sederhana sekalipun dapat Tuhan pakai hingga mendapat perhatian dari kegerakan pelayanan mahasiswa global.

Sebagai bagian dari dukungan IFES, Kenosis juga mendapatkan pendampingan dari mentor lokal, Dr. Ing. IHAN Martoyo dari Universitas Pelita Harapan Jakarta, yang memiliki hati bagi pendidikan dan pelayanan perkotaan. Dalam kunjungannya pada 08–10 November, beliau memberikan pembekalan yang memperkaya tim, mulai dari filosofi pendidikan iman yang terinspirasi dari buku Educating for Shalom karya Nicholas Wolterstorff, masukan mengenai metode-metode pengajaran yang lebih efektif, moral class dan pendampingan personal kepada beberapa siswa yang membutuhkan perhatian khusus. Keberadaan beliau memberi banyak wawasan dan juga dorongan kepada tim kenosis yang terdiri dari mahasiswa dan staf Surabaya.

Melihat perjalanan Kenosis yang hampir memasuki satu dekade, kami semakin diteguhkan bahwa karya Tuhan tidak pernah berhenti. Kami pun tidak menutup mata bahwa ada pergumulan dalam proses regenerasi pengajar, ketika para mahasiswa yang sudah lulus kembali ke kampung halaman, sementara pelayanan misi membutuhkan komitmen, ketekunan, dan kehadiran yang konsisten. Namun di tengah keterbatasan itu, kami terus percaya bahwa ladang Kenosis adalah milik Allah. Dialah yang memanggil dan menyediakan para pekerja-Nya pada setiap musim.

Salah satu doa terbesar dalam kegerakan ini adalah agar pelayanan tidak hanya menyentuh anak-anak, tetapi juga menjangkau keluarga mereka melalui pendekatan yang natural dan penuh kasih. Kami rindu Kabar Baik diberitakan dalam keseharian, agar Kristus semakin dikenal dan dimuliakan melalui apa yang Tuhan kerjakan di Kenosis. Amin.


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES