more"/> more">
Misi bukan tentang seberapa jauh kakimu melangkah pergi, tapi seberapa besar kasih yang kamu bawa di hati. Sebuah quote penyemangat yang membawa Tim Misi Kalimantan(Mika) dari Perkantas Jatim kembali mengunjungi desa di balik awan yaitu Desa Tamong di Kalimantan Barat. Tim Mika kali ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari 4 staf, 3 alumni dan 3 mahasiswa. Mengambil tema “Freedom ini Christ”, perjalanan yang dimulai tanggal 13-27 Desember ini mengajak teman-teman meyakini bahwa Misi Allah itu sederhana: Mencintai yang tak dicintai, peduli pada yang terabaikan, dan membawa terang dan pembebasan dari tempat yang gelap. Tahun ini kami sudah melayani desa ini selama 16 tahun dan ini adalah kunjungan yang ke 23 kalinya.
Perjalanan diawali menuju Serukam, di mana tim melayani selama tiga hari di RS Bethesda Serukam. Selama di rumah sakit, tim melakukan pelayanan anak-anak, kunjungan ke ruang-ruang perawatan untuk memberitakan Injil dan mendoakan pasien-pasien, serta membangun relasi melalui sesi sharing dan makan malam bersama para dokter dan tenaga medis. Momen-momen ini menjadi ruang kesaksian iman dan penguatan, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan.
Pada 17 Desember 2025, tim melanjutkan perjalanan menuju Desa Tamong, Kec. Siding, Kab. Bengkayang, Kalimantan Barat. Akses menuju desa ini tidak mudah, kondisi jalan yang rusak, keterbatasan sinyal, serta latar belakang spiritual jemaat yang masih kental dengan praktik perdukunan menjadi tantangan tersendiri. Namun di tengah perjalanan yang sulit, kami bersyukur karena sambutan jemaat yang hangat menghadirkan sukacita dan penghiburan bagi seluruh tim pelayanan.
Selama berada di GPIBI Jemaat Bukit Sion Tamong, kami melayani dalam berbagai bidang. Pelayanan anak, pelayanan remaja dan pemuda serta pelayanan keluarga dilakukan secara bergiliran oleh tim. Aak-anak mengikuti persekutuan dengan penuh antusias melalui kegiatan belajar menulis, membaca, berhitung, bermain bersama, hingga menuliskan surat cinta untuk mama dan papa mereka. Surat-surat tersebut diberikan secara khusus pada malam Natal, 24 Desember, menjadi momen yang menyentuh hati banyak keluarga. Tim pelayanan pemuda dan remaja melayani remaja-pemuda Bukit Sion Tamong yang dikenal sangat aktif karena tidak terdistraksi oleh penggunaan gadget akibat keterbatasan sinyal. Momen kebersamaan diisi dengan bermain games bersama, Baca Gali Alkitab, dekorasi gereja untuk ibadah Natal, sharing kelompok, nonton bersama, hingga terlibat dalam permainan bola voli yang rutin dilakukan para pemuda setiap sore hari. Melalui kebersamaan ini, terbangun relasi yang akrab dan penuh sukacita antara tim dan remaja-pemuda setempat.
Di sisi lain, tim Kak Anthon, Kak Jeki, dan Kak Albert mengambil bagian dalam pelayanan keluarga. Pelayanan ini dilakukan melalui kunjungan ke rumah-rumah jemaat untuk memberitakan Injil, mendoakan, serta menguatkan iman keluarga-keluarga. Selain kunjungan rumah, pelayanan keluarga juga dilengkapi dengan kegiatan Baca Gali Alkitab bersama di gereja, sehingga kegiatan ini menjadi ruang pertumbuhan rohani bagi jemaat.
Salah satu momen berharga dalam pelayanan ini adalah kegiatan “Family Day” yang dilaksanakan pada 23 Desember pukul 08.00 pagi, dan diikuti oleh seluruh keluarga Jemaat Bukit Sion Tamong. Dalam kegiatan ini, setiap keluarga terlibat aktif dalam berbagai permainan yang menegaskan peran ayah, ibu, dan anak dalam membangun keluarga yang bertumbuh di dalam Tuhan. Kegiatan ini ditutup dengan persembahan pujian dari anak-anak remaja yang menyanyikan lagu “Terima Kasih untuk Cinta Mama dan Papa”, serta dilanjutkan dengan makan siang bersama.
Kami juga bersyukur karena dapat merayakan Natal bersama Jemaat Bukit Sion Tamong. Dimana tim terlibat dalam pelayanan ibadah Malam Natal pada 24 Desember serta Ibadah Perayaan Natal pada 25 Desember. Setelah ibadah perayaan Natal, pelayanan ditutup dengan kunjungan Natal ke rumah-rumah jemaat sambil mengucapkan selamat Natal. Kunjungan ini melibatkan para hamba Tuhan dan seluruh jemaat, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, serta bapak dan ibu, sehingga suasana Natal dirayakan dengan penuh kebersamaan dan sukacita.
Pada akhirnya, 26 Desember 2025, tim kembali ke Pontianak, dan pada 27 Desember 2025 melanjutkan perjalanan kembali ke Surabaya. Puji Tuhan, seluruh rangkaian Pelayanan Misi Kalimantan 23 dapat terlaksana dengan baik. Kiranya melalui perjalanan misi ini, setiap hati yang terlibat dalam pelayanan kembali disegarkan dan semakin peka melihat rencana serta panggilan Tuhan. Bagi jemaat yang telah menerima pelayanan, kiranya mereka semakin dikuatkan dan diteguhkan dalam iman kepada Yesus Kristus. Soli Deo Gloria.