more"/> more">
Kabar Ladang Surabaya - LCI East Asia Carnival 19-21 Mei
Last Updated : May 29, 2026  |  Created by : Administrator  |  13 views

Bersyukur Perkantas Surabaya dipercaya menjadi Tuan Rumah acara LCI East Asia Carnival. Acara ini adalah puncak dari program The IFES Logos and Cosmos Initiative (LCI) East Asia (EA) yang telah berjalan selama satu tahun. Sebagai penutup dari seluruh rangkaian program tersebut, acara didesain dalam bentuk festival yang dilaksanakan onsite pada tanggal 19 hingga 21 Mei 2026 di Rumah Pemuridan, Surabaya, Indonesia, serta beberapa sesi acara disiarkan secara hybrid melalui Zoom Meeting.

Sepanjang satu tahun perjalanannya, masing-masing kelompok peserta telah aktif berkarya memanfaatkan integrasi pengetahuan, sains, dan teknologi untuk memecahkan berbagai masalah nyata yang terjadi di lingkungan sekitar mereka. Pertemuan internasional ini mengusung tema besar "Living well in a beautiful but broken world", sebagai bentuk perayaan atas kontribusi yang telah diupayakan oleh seluruh tim.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 30 anggota dari 6 tim proyek LCI (Pontianak, Surabaya, Manado, Vietnam, China Dan Singapura) dengan didampingi oleh para penasihat (LCI EA stewards). Acara  ini dikemas secara kreatif dalam bentuk karnaval untuk merayakan keberhasilan penyelesaian proyek-proyek tersebut. Perayaan ini dimeriahkan dengan berbagai bentuk acara yang dinamis, mulai dari pertunjukan drama, presentasi interaktif, hingga penampilan tarian (dance), yang menjadi wadah bagi setiap kelompok untuk saling mengapresiasi dan belajar satu sama lain.

Acara ini juga diperlengkapi dengan dua sesi diskusi panel yang menghadirkan teolog dan akademisi yaitu Dr. Dwi Handayani dan Dr. Vinoth Ramachandra, serta sesi ilmiah khusus bertajuk "Scholarly Witness - Discovering Joy" pada tanggal 20 Mei 2026 yang diisi oleh Dr. Carmela Española, Dr. Livia Yuliawati, dan Dr. David Wilkinson. Dua sesi diskusi panel ini mengeksplorasi Konsep lament (Ratapan) Dan wonder (kekaguman) yang berakar kuat pada Integrasi Teologi, psikologi Dan sains untuk merespon tema living well in a beautiful but broken world.

Penutup dari seluruh rangkaian kegiatan, para peserta mengikuti agenda city tour ke beberapa lokasi bersejarah dan ikonik di Kota Surabaya, termasuk Alun-Alun Surabaya, Jalan Tunjungan, Museum 10 November, dan Tugu Pahlawan. Perjalanan wisata sejarah dan budaya ini menambah kehangatan, mempererat kedekatan, serta memperluas jejaring persahabatan antar peserta yang berasal dari berbagai negara.

Sebagai refleksi akhir, meskipun program Logos and Cosmos Initiative ini baru pertama kali diadakan dalam sejarah kegerakan East Asia, inisiatif ini menaruh harapan besar bagi masa depan pelayanan mahasiswa. Momentum ini diharapkan dapat mendorong setiap murid Kristus di berbagai negara untuk semakin serius memikirkan dan menghasilkan karya-karya integratif antara iman dan ilmu pengetahuan, demi menjawab persoalan-persoalan nyata yang terjadi di dunia. (bi)


Subscribe To Our Newsletter
Subscribe to catch our monthly newsletter, latest updates, and upcoming events
RELATED UPDATES