more"/> more">
Oleh Jessica Aurelia*)
Senyum merupakan hal sederhana yang ternyata penuh makna. Bagaimana bisa? Tanpa kita sadari senyuman kita ini punya banyak manfaat loh! Tapi sebelumnya aku mau cerita nih kenapa senyum itu bisa bermakna banget, dari pengalaman pribadiku.
Suatu ketika aku lagi murung karena suatu hal. Lalu, aku membuka video di internet dengan tujuan menghibur diri. Aku melihat video-video klip musik penyemangat, lalu tanpa sengaja ku melihat video Twice Dahyun yang selalu tersenyum di setiap acaranya. Tak terasa perlahan itu membuat mood-ku berubah menjadi lebih baik. Kulihat tawanya yang menghiasi seluruh acara, tanpa menghiraukan lelahnya menjadi seorang idol (Idol:Sebutan bagi orang yang dikagumi). Melalui hal itu aku menyadari bahwa sebuah senyuman sangatlah bermakna. Lalu apa saja sih manfaat senyum?
Senyuman Dapat Membuat Mood Menjadi Lebih Baik
Senyuman ternyata dapat menaikkan mood loh! Menurut Shawn Anchor, penulis buku The Happiness Advantage, tersenyum dapat membantu otak membangun loncatan kebahagiaan yang dapat meningkatkan otak untuk berpikir positif. Senyuman memicu pelepasan komunikasi syaraf dan meningkatkan neuropeptida, serta neurotransmiter yang akan menipu tubuh yang awalnya sedih menjadi bahagia. Selain itu, di dalam kitab Ayub 9:27 dituliskan “Bila aku berpikir: Aku hendak melupakan keluh kesahku, mengubah air mukaku, dan bergembira.” Ayat ini menunjukkan bahwa senyum dapat menaikkan mood dengan mengubah keluh kesah dan beban yang kita hadapi menjadi lebih ringan.
Senyuman Dapat Berpengaruh Untuk Meningkatkan Kesehatan
Mungkin kita bertanya-tanya, “Senyum aja kok bisa mempengaruhi kesehatan ya?” Eitss... ada buktinya loh! Menurut studi yang diungkapkan dalam The College of Family Physicians, tersenyum hingga tertawa menyebabkan peningkatan langsung dalam detak jantung dan konsumsi oksigen, yang diikuti dengan relaksasi otot, penurunan denyut jantung, dan menurunkan tekanan darah yang tinggi. Studi dari Psychology and Aging juga mengungkapkan, ketika seseorang tersenyum maka ia akan terlihat lebih awet muda dibandingkan orang dengan ekspresi netral atau marah. Hal ini karena otot yang bekerja saat marah lebih banyak dari saat kita tersenyum sehingga mempercepat munculnya kerutan di wajah. Oya, teman-teman pasti tahu lagu ini, “Hati yang gembira adalah obat, obat bagi orang percaya...” Nah, lagu ini didasarkan dari Amsal 17:22 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.” Ayat ini mengingatkan kita untuk selalu gembira, karena gembira dapat menjadi obat yang menyehatkan bagi mental bahkan fisik kita.
Senyuman Menjadi Berkat Bagi Orang Lain
Hanya dengan tersenyum tapi bisa jadi berkat? Kok bisa? Jawabannya karena senyuman itu bisa menular loh! Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Trends in Cognitive Sciences, ekspresi wajah senyum bisa menular karena seseorang akan cenderung mencoba merasakan emosi lawan bicaranya. ketika kita senyum, bisa saja orang yang sebelumnya sedih bisa ikutan bahagia. Pada Roma 15:1 “Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri.” Kita juga diingatkan untuk saling menguatkan dan menghibur sesama. Jadi hanya dengan sebuah senyuman kita dapat menjadi berkat dan menguatkan orang lain.
Gimana teman-teman, senyum itu banyak manfaatnya kan. Jadi jangan lupa untuk tersenyum ya, biar bisa bermanfaat bagi sesama maupun diri sendiri. Tetap jaga kesehatan dan Tuhan berkati. (*Penulis adalah mahasiswa jurusan Farmasi Universitas Brawijaya)
Ilustrasi gambar diambil dari https://unsplash.com/photos/hQNFPZK8F80